​AGAR DISAYANG ALLAH

1

13 June 2018 by Naima

“Bu kenapa kita harus puasa?”

“Bu shalat itu untuk apa?”

“Bu apa pentingnya kita mencintai sesama ?”



Para bunda, pernah tidak si kecil berkata demikian?

Sering ya, apalagi ketika kita menyebut kata Allah mereka pasti bertanya dengan lugunya “Allah itu siapa?” jika kita jawab dengan jawaban biasa, pertanyaan mereka akan bertambah “Bunda, tuhan itu apa?”. Nah lohhh, tambah bingung kan?

Kemarin sore, ketika halaqah tarbiyah. Ada seorang ibu yang bertanya kepada murabbi kami. “ustadz, apa yang harus saya jelaskan jika anak bertanya mengapa harus puasa? Saya bingung menjelaskannya.”

Mendengar itu Ustadz hanya tersenyum, dan balik bertanya “ Biasanya ibu jawab apa?” Jawaban si ibu ini umum sekali, dan barang tentu selalu dilakukan oleh para ibu lainnya. 

Ternyata bunda, anak kita akan jauh lebih bingung ketika kita jawab dengan definisi. Anak tidak akan mengerti maksud puasa jika kita hanya jawab untuk menahan lapar dan dahaga agar bisa merasakan apa yang orang orang berkekurangan rasakan. Yang terbit dalam pikirannya, justru pertanyaan baru, mengapa kita harus ikut merasakan itu dengan  bersusah payah menahan lapar. 

Sama halnya dengan shalat, jika kita mengatakan bahwa kita shalat agar tercegah dari perbuatan keji dan mungkar *weisss. Atau karena shalat adalah tiangnya agama. Anak kita akan semakin malas untuk shalat, karena ia tak paham dengan maksudnya.

Ternyata, untuk menjawab pertanyaan tadi itu mudah lho. 

Kata ustadz, kita hanya cukup berkata bahwa kita shalat agar disayang Allah, kita puasa agar disayang Allah. Dan ini efeknya luar biasaaa. 

Ustadz bercerita, bahwa anak lelakinya dulu pernah bertanya “Abi kenapa shalatnya ke Masjid?” ustadz menjawab agar disayang Allah. Setiap kali anaknya bertanya, terus kalimat itu yang beliau ulang ulang sebagai jawabannya. 

Dan hasilnya? Tanpa diminta, tanpa diajak apalagi dipaksa si anak tiba-tiba ikut sendiri shalat di masjid, ketika ustadz Tanya kenapa ia shalat di masjid. Jawabannya membuat kita terharu “kan aku juga mau disayang Allah.”

Ternyata sesederhana itu menanamkan cinta juga mengenalkan Allah pada anak-anak kita. Lebih daripada apapun, ini adalah bentuk pendidikan dini dalam niat. Bukankah salah satu syarat diterimanya ibadah adalah dengan berniat karena Allah? 

Kalimat “Agar disayang Allah” ini menjadi paket komplit bagi para orang tua, ketika anak bertanya kita tak perlu menjadi so jenius dengan menjelaskan definisi bahkan ciri ciri, kita juga tak perlu menjadi sosok guru yang tengah mendikte muridnya. Kita cukup menjadi penstimulus dengan kalimat sederhana tadi. 

Dan poin yang paling penting adalah jangan ajak anak. Menanamkan cinta itu tidak harus selalu dengan mengajak “Ayo sahur” “Ayo puasa” “Ayo sholat”. Apalagi dengan nada suara tinggi serupa membentak. Tenang saja, anak adalah plagiator terbaik kedua orang tuanya, selama orang tua mencontohkan yang baik ia dengan sendirinya akan mengikuti. Tapi tentu tanamkan juga nilai penting tadi. “Agar disayang Allah”

Ternyata kalimat magic tadi bukan hanya untuk anak-anak. Kalimat tadi juga bisa menjadi kalimat pamungkas kita. Ketika tumbuh dewasa, kewajiban demi kewajiban berdatangan untuk kita tunaikan. Salah satunya adalah dengan menuntut ilmu. 

Dari SD, kita akan masuk SMP, lalu masuk SMA, lalu perguruan tinggi. Di perguruan tinggi, kita merasa tak cukup jika hanya sampai strata satu, maka akan naik menuju strata dua, dan tanpa sadar kita selesaikan strata tiga. 

Seolah tak habis, ilmu yang sudah kita khatamkan dibangku sekolah kita lanjutkan dibangku rumah, masyarakat dan bahkan Negara. 

Karena tuntutan dalam mencari ilmu memang dari buaian ibu sampai liang lahat. Maka seyogianya kita memang dianjurkan untuk tidak berpuas diri dengan ilmu yang kita pahami. Terus gali disana, gali disini. Amalkan disana, amalkan disini. Terus seperti itu siklusnya. 

Hingga tanpa sadar orang-orang akan bertanya “memang setelah lulus disana kamu mau jadi apa?” atau yang lebih tak berhati lagi mereka akan berkata “kamu nyari apa sih sampai sekolah selama dan semahal itu?”

Kesal? Uhhh pasti, namun dibalik itu semua kita justru akan ditambahi dengan rasa bingung yang menjadi. Jika tujuan mencari ilmu adalah dunia, mau sampai kapan kita berkiprah di dalamnya? Dunia itu bulat dari ujung keujung yang begitu begitu saja. 

Jika popularitas, semakin kita dikenal semakin pula kita dibenci. Hidupkan masalah kanan dan kiri jadi wajar bila ada yang dikanan juga banyak yang dikiri.

Maka jawaban yang paling tepat adalah ? agar disayang Allah.

Berdarah darah kita mencari ilmu, dengan peluh, tangis, waktu yang entah berapa banyak kita habiskan, belum lagi harta yang kita keluarkan. Jika bukan agar kita mendapat kasih sayang Allah, tidakah semuanya akan berakhir sia-sia?.

Bukan hanya dalam menuntut ilmu, tujuan agar mendapat kasih sayang juga keridhaan Allah harus kita terapkan dalam berbagai hal. Contoh paling lumrah lainnya adalah menikah. Bagi muslim, menikah bukan hanya agar naluri berpasangan kita tersalurkan, namun lebih daripada itu, ini adalah syariat yang Allah turunkan pada RasulNya.

Agar disayang Allah, bukan hanya kalimat sederhana yang bermakna bagi anak-anak kita namun kalimat ini adalah kalimat terbaik yang harus menjadi tujuan hidup kita. 

Semoga tulisan-tulisan yang tak seberapa ini bisa membuat saya juga mendapat kasih sayang Allah.

.
Wallahu’alam
Pangalengan, 28 Ramadhan 

abid

Advertisements

One thought on “​AGAR DISAYANG ALLAH

  1. Excellent beat ! I wish to apprentice whilst you amend your web site,
    how can i subscribe for a weblog web site? The account helped me a appropriate
    deal. I have been tiny bit acquainted of this your broadcast offered shiny transparent idea

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: